Direktorat Inovasi dan Kerja Sama

Berdasarkan Peraturan Rektor Universitas Diponegoro No. 11 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Rektor No. 13 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unsur-Unsur dibawah Rektor Universitas Diponegoro, tanggal 18 November 2025; Bagian Kedelapan; Direktorat Inovasi dan Kerja Sama, No. 17, Pasal 288, diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:  

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 287, Direktur Inovasi dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi:

  1. perencanaan, pengembangan dan pelaksanaan layanan inovasi;
  2. pelaksanaan layanan pengelolaan kekayaan intelektual;
  3. perencanaan, pengembangan dan pelaksanaan layanan administrasi nota kesepahaman;
  4. perencanaan, pengembangan dan pelaksanaan layanan kerja sama akademik, non akademik, dan industri;
  5. penyelenggaraan sistem informasi/ elektronik yang terkait fungsi Direktur Inovasi dan Kerja Sama;
  6. pelaksanaan kerja sama dan/ atau pemberian dukungan administrasi sesuai dengan tugas dan fungsinya kepada lembaga, badan, direktorat, UPT, kantor dan/ unit lain terkait;
  7. pelaksanaan pelaporan dan evaluasi atas kegiatan yang dilaksanakan; dan
  8. fungsi-fungsi lain yang ditetapkan oleh Rektor

Latest News

Looking for recent news?

Universitas Diponegoro dan PT Bank Mandiri Taspen Jajaki Sinergi Penguatan Ekosistem Keuangan

Semarang, 26 Agustus 2026 — Universitas Diponegoro dan PT Bank Mandiri Taspen melakukan audiensi untuk menjajaki peluang sinergi dalam pengembangan ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan bagi institusi pendidikan tinggi beserta civitas akademika, alumni, keluarga, serta komunitas senior citizen dan pelaku usaha.

Audiensi dilaksanakan di Ruang Sidang Rektor, pada Rabu, 26 Agustus 2026, dan dihadiri oleh perwakilan PT Bank Mandiri Taspen, yaitu Agus Syaiful Anwar – Division Head Strategic Business Development, Maitsa Arif – Team Leader Business Acquisition & Channel Expansion, I Putu Agus Sinom Artawan – Distribution Head 5, Ni Putu Sri Suryani – Kepala KCP Asabri Semarang, dan Niky Narendra, Funding Transaction Head. Perwakilan diterima oleh Direktur Inovasi dan Kerja Sama, drh. Dian Wahyu Harjanti Ph.D, beserta perwakilan dari sejumlah Direktorat di lingkungan Universitas Diponegoro.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membahas potensi pemanfaatan berbagai layanan dan program PT Bank Mandiri Taspen yang dapat mendukung kebutuhan universitas dan para pemangku kepentingannya. Dalam kesempatan tersebut, PT Bank Mandiri Taspen memperkenalkan sinergi dan program yang diarahkan untuk mendukung pendidikan, pemberdayaan, dan kesejahteraan dosen, pegawai, mahasiswa, serta masyarakat.

Kerja sama Universitas Diponegoro dengan PT Bank Mandiri Taspen sebelumnya juga telah diwujudkan melalui pelaksanaan training persiapan memasuki masa purna bakti bagi dosen dan tenaga kependidikan Undip. Kegiatan ini memberikan pembekalan kepada pegawai yang akan memasuki masa pensiun, khususnya dalam aspek perencanaan keuangan, kesiapan menghadapi masa purna bakti, serta pengembangan alternatif kegiatan dan kewirausahaan setelah pensiun.

Beberapa potensi sinergi yang dibahas selanjutnya meliputi pengembangan program pelatihan persiapan pensiun bagi pegawai universitas melalui edukasi dan perencanaan keuangan serta alternatif wirausaha bagi pegawai menjelang purna bakti, program mentorship untuk wirausaha pensiunan, serta pembiayaan pendidikan yang dapat membantu mendukung kebutuhan mahasiswa dan keluarga.

Sinergi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem keuangan yang memberikan manfaat lebih luas bagi sivitas akademika dan masyarakat di sekitar universitas. Selain itu, pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun hubungan yang lebih erat antara Universitas Diponegoro dan PT Bank Mandiri Taspen serta membuka peluang kolaborasi strategis yang memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak dan seluruh ekosistem universitas.

Kolaborasi UNDIP dan Natureline Perkuat Hilirisasi Riset Kosmetik Berbasis Bioteknologi Laut

UNDIP, Semarang (21/8) – Universitas Diponegoro (UNDIP) memperkuat komitmen hilirisasi hasil riset melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Natureline, pelaku usaha di bidang aromaterapi dan parfum badan. Kerja sama ini diarahkan pada pengembangan dan hilirisasi produk kosmetik inovatif body lotion spray “POSTBIO-FUSE” berbasis senyawa aktif bakteri simbion mangrove dan sedimen laut.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., bersama Pemilik Natureline, Arini Khoiriyah, pada Jumat (21/8) di Ruang Kerja Rektor, Gedung Widya Puraya, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang. POSTBIO-FUSE merupakan hasil riset konsorsium UNDIP, Universitas Riau (UNRI), dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kolaborasi dengan industri menjadi langkah penting agar hasil penelitian tidak berhenti di laboratorium, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Hasil riset sudah banyak, tapi hanya sekitar 10% yang berhasil terhilirisasi. Produk inovasi UNDIP harus tersebar dan benar-benar ada di pasar. Kita perlu terus berikhtiar agar hasil penelitian tidak berhenti di laboratorium,” jelas Prof. Suharnomo.

Pemilik Natureline, Arini Khoiriyah, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menyebut kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara keunggulan riset UNDIP dengan kemampuan industri dalam produksi dan pemasaran.

Peneliti UNDIP, Prof. Dr. Ir. Delianis Pringgenies, M.Sc., menjelaskan bahwa POSTBIO-FUSE memanfaatkan bakteri simbion laut dan mangrove yang memiliki aktivitas antibakteri, antiinflamasi, dan anti-aging. Inovasi tersebut kemudian dikembangkan dalam formulasi body lotion spray berbahan alami.

Melalui kolaborasi ini, UNDIP menegaskan komitmennya untuk mendorong hasil penelitian dan inovasi agar tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pengembangan POSTBIO-FUSE menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi hasil riset dari laboratorium menuju produk yang siap dimanfaatkan dan memiliki potensi pasar. Kerja sama ini juga diharapkan menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam mengembangkan inovasi berbasis potensi sumber daya hayati Indonesia.

 

TIM HIBISC CREAM UNDIP BORONG TIGA PENGHARGAAN DI 3rd INTERNATIONAL STUDENTS COMPETITION CHANG MAI UNIVERSITY

SEMARANG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) di kancah internasional. Tim Hibisc Cream UNDIP berhasil memborong tiga penghargaan dalam ajang 3rd International Students Competition (3rd ISC) yang diselenggarakan di Chiang Mai University, Thailand. Acara ini  telah sukses diselenggarakan pada 8–9 Agustus 2026 di Thailand

Dipimpin oleh Dhyya Sahra Khasanah sebagai ketua tim, Hibisc Cream UNDIP menunjukkan kualitas inovasi dan kemampuan presentasi yang mampu bersaing dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di tingkat internasional. Dalam kompetisi tersebut, tim berhasil meraih Gold Medal, Best Presentation, sekaligus Runner Up.

Raihan Gold Medal menjadi bukti bahwa inovasi yang dikembangkan tim Hibisc Cream memiliki kualitas dan potensi yang mampu mendapatkan apresiasi di tingkat internasional. Sementara itu, penghargaan Best Presentation menunjukkan kemampuan tim dalam mengomunikasikan gagasan, keunggulan, serta potensi inovasinya secara menarik dan meyakinkan di hadapan dewan juri.

Tidak berhenti di sana, keberhasilan meraih posisi Runner Up semakin menegaskan konsistensi performa Tim Hibisc Cream UNDIP sepanjang kompetisi. Tiga penghargaan tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus mencerminkan semangat mahasiswa UNDIP untuk terus menghasilkan inovasi yang kompetitif dan berdampak.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa UNDIP untuk semakin berani membawa karya dan inovasinya ke tingkat internasional. Prestasi Tim Hibisc Cream juga memperkuat komitmen UNDIP dalam mendorong ekosistem inovasi yang tidak hanya unggul dalam pengembangan ide, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai manfaat dan daya saing global.

Melalui pencapaian di 3rd International Students Competition Chiang Mai University, Tim Hibisc Cream UNDIP membuktikan bahwa inovasi mahasiswa Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di panggung internasional sekaligus membawa nama UNDIP semakin dikenal sebagai perguruan tinggi yang aktif melahirkan inovasi berdaya saing dan berdampak.

UNDIP GELAR PATENT DRAFTING CAMP BATCH I 2026, PERKUAT PERLINDUNGAN DAN HILIRISASI INOVASI

Semarang, 17 Juli 2026 — Direktorat Inovasi, Hilirisasi, dan Kerja Sama Universitas Diponegoro (DIRINOVKI UNDIP) kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong perlindungan dan pengembangan hasil inovasi melalui kegiatan “Patent Drafting Camp Batch I – 2026”. Kegiatan yang dilaksanakan pada 16–17 Juli 2026 di Horison Antawirya UNDIP Semarang ini merupakan hasil kerja sama UNDIP dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) untuk memfasilitasi para inovator UNDIP dalam memahami pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) sekaligus meningkatkan kemampuan penyusunan draf paten.

Kegiatan diawali dengan laporan ketua panitia yang diwakili oleh Wakil Direktur Inovasi dan Kerja Sama, Dr. I Made Bayu Dirgantara, S.E., M.M. Dalam laporannya, disampaikan bahwa Patent Drafting Camp merupakan bagian dari upaya UNDIP untuk memperkuat ekosistem inovasi, khususnya dalam mendorong hasil riset dan invensi civitas akademika agar memiliki perlindungan KI yang memadai dan dapat dikembangkan menuju tahap hilirisasi serta komersialisasi.

Selanjutnya, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D selaku Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Komunikasi Publik, dalam sambutannya menegaskan pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan inovasi di perguruan tinggi. Capaian UNDIP sebagai Peringkat I Nasional Dalam Jumlah Permohonan Paten Sederhana Terbanyak Tahun 2025 menjadi salah satu bukti komitmen dan konsistensi UNDIP dalam mendorong para peneliti dan inovator untuk menghasilkan serta melindungi karya inovasinya.

Capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi UNDIP untuk terus meningkatkan kualitas, bukan hanya dari sisi jumlah permohonan paten, tetapi juga dari kualitas invensi, kekuatan perlindungan, serta potensi pemanfaatan dan hilirisasinya. Perlindungan KI dipandang penting untuk memberikan kepastian hukum atas hasil inovasi sekaligus membuka peluang bagi inovasi tersebut untuk dikembangkan, dimanfaatkan, dan memberikan nilai ekonomi maupun manfaat bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan DJKI, Pemeriksa Paten Utama, Ir. Dadan Samsudin, M.Si, turut memberikan penyuluhan dan pemahaman kepada peserta mengenai aspek penting dalam penyusunan paten. Peserta mendapatkan wawasan mengenai bagaimana menuangkan suatu invensi ke dalam dokumen paten secara sistematis, termasuk memahami karakteristik invensi, aspek kebaruan, langkah inventif, serta penyusunan deskripsi dan klaim yang menjadi bagian penting dalam permohonan paten.

Melalui sesi pendampingan dan praktik penyusunan draf, para inovator UNDIP diberikan kesempatan untuk mendiskusikan invensinya secara lebih mendalam sehingga dapat menghasilkan draf paten yang lebih kuat, sistematis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta memiliki kesiapan yang lebih baik untuk diajukan dalam proses pendaftaran.

Patent Drafting Camp juga menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pengalaman dan kepakaran antara inventor, akademisi, pendamping KI, serta pemeriksa dari DJKI. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman civitas akademika UNDIP bahwa perlindungan paten bukan sekadar proses administratif, melainkan merupakan bagian penting dari perjalanan sebuah inovasi menuju pemanfaatan dan hilirisasi.

Dengan capaian sebagai peringkat I nasional permohonan paten sederhana terbanyak tahun 2025, UNDIP terus berupaya menjaga momentum tersebut dengan meningkatkan kualitas portofolio Kekayaan Intelektual dan memperkuat kesiapan inovasi untuk dikembangkan menjadi teknologi, produk, maupun solusi yang memberikan dampak nyata.

Melalui Patent Drafting Camp Batch I – 2026, Direktorat Inovasi dan Kerja Sama Undip menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para inovator dalam setiap tahapan perjalanan inovasi, mulai dari menghasilkan invensi, melindungi Kekayaan Intelektual, mengembangkan teknologi, hingga mendorong inovasi semakin berkualitas, berdampak dan berkelanjutan.

DIRINOVKI UNDIP — Lindungi Inovasinya, Hilirkan Manfaatnya, Wujudkan Dampaknya.

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81

Segenap Pimpinan dan Staff Direktorat Inovasi dan Kerja Sama mengucapkan “DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81”

Di bawah kibaran merah putih, mari bersama melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan dengan menciptakan karya, inovasi unggul, berdampak dan berkelanjutan demi membangun Indonesia yang lebih maju, bermartabat dan bermanfaat

🔥✊🇮🇩🇮🇩🇮🇩

UNDIP RAIH 100 PATEN GRANTED🚀

“Selamat dan Apresiasi kepada Para Inovator UNDIP”

Atas dedikasi dan kontribusi luar biasa dalam mengantarkan 100 Patent Granted bagi Universitas Diponegoro. Mari terus menghadirkan inovasi dan kerja sama berdampak untuk kemajuan & kesejahteraan bangsa. UNDIP Bermartabat • UNDIP Bermanfaat


 



 


 

Catatan:

Postingan Capaian Paten tsb merupakan luaran Semester I (Batch I tahun 2026) yang Dokumen Sertifikat Paten (fisik / hard file) telah diterima oleh UNDIP (Dirinovki).

Sedangkan capaian Paten yg lain sedang menunggu dokumen Fisik Sertifikat Paten dari DJKI dan akan kami sampaikan pada postingan selanjutnya (Batch II – 2026).

 

Event