Direktorat Inovasi dan Kerja Sama
Berdasarkan Peraturan Rektor Universitas Diponegoro No. 11 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Rektor No. 13 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unsur-Unsur dibawah Rektor Universitas Diponegoro, tanggal 18 November 2025; Bagian Kedelapan; Direktorat Inovasi dan Kerja Sama, No. 17, Pasal 288, diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 287, Direktur Inovasi dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi:
- perencanaan, pengembangan dan pelaksanaan layanan inovasi;
- pelaksanaan layanan pengelolaan kekayaan intelektual;
- perencanaan, pengembangan dan pelaksanaan layanan administrasi nota kesepahaman;
- perencanaan, pengembangan dan pelaksanaan layanan kerja sama akademik, non akademik, dan industri;
- penyelenggaraan sistem informasi/ elektronik yang terkait fungsi Direktur Inovasi dan Kerja Sama;
- pelaksanaan kerja sama dan/ atau pemberian dukungan administrasi sesuai dengan tugas dan fungsinya kepada lembaga, badan, direktorat, UPT, kantor dan/ unit lain terkait;
- pelaksanaan pelaporan dan evaluasi atas kegiatan yang dilaksanakan; dan
- fungsi-fungsi lain yang ditetapkan oleh Rektor
Latest News
Looking for recent news?
UNDIP PERKUAT INOVASI AI UNTUK KESEHATAN ANAK: FeedWise Raih Penghargaan Global Health Innovation Hackathon 2026
UNDIP, Semarang (21/9) – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali mencatatkan capaian di tingkat internasional melalui inovasi FeedWise, yang dikembangkan oleh tim kolaborasi UNDIP, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Poltekkes Kementerian Kesehatan. Tim tersebut berhasil menjadi salah satu dari tiga pemenang Asia-Pacific Global Health Innovation Hackathon 2026 yang berlangsung di Singapura pada 18–19 September 2026.
FeedWise merupakan aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dikembangkan untuk mendukung pemantauan nutrisi dan tumbuh kembang anak melalui perangkat smartphone. Inovasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pemantauan kesehatan anak secara lebih mudah, terstruktur, dan berkelanjutan. Dalam kompetisi yang berfokus pada isu nutrisi ibu dan anak tersebut, FeedWise menjadi salah satu dari tiga inovasi yang terpilih sebagai pemenang dari berbagai solusi yang dikembangkan peserta di kawasan Asia-Pasifik.
Dari UNDIP, inovasi tersebut melibatkan Prof. Rifky Ismail, S.T., M.T., Ph.D., akademisi dan peneliti di bidang Biomedical Engineering and Product Design. Prof. Rifky merupakan dosen Departemen Teknik Mesin UNDIP sekaligus pengembang berbagai inovasi di bidang teknologi kesehatan. Profil akademiknya mencatat keterlibatan dalam pengembangan produk biomedis serta capaian kekayaan intelektual yang antara lain mencakup paten dan desain industri.
Keberhasilan FeedWise menunjukkan peran perguruan tinggi dalam mempertemukan kepakaran akademik dengan kebutuhan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi lintas disiplin dan institusi. Dalam pengembangannya, tim FeedWise terdiri atas Paramashanti Bunga Astria, Ph.D. dari BRIN, Prof. Rifky Ismail dari UNDIP, Prof. Tri Siswati dari Poltekkes Kemenkes, serta Tri Ismiyanto sebagai praktisi pekerja sosial bidang kesehatan. Kolaborasi tersebut memadukan perspektif riset, teknologi, kesehatan, dan pengalaman pendampingan masyarakat.
Bagi UNDIP, capaian tersebut menjadi bagian dari penguatan ekosistem riset dan inovasi yang tidak berhenti pada publikasi atau kompetisi, tetapi diarahkan pada pengembangan dan pemanfaatan hasil inovasi serta perlindungan kekayaan intelektual atas hasil riset dalam bentuk paten maupun paten sederhana, serta peluang untuk kerja sama denggan pemerintah, DUDI, dan masyarakat. Hal ini menjadi tanggung jawab selanjutnya bagi Direktorat Inovasi dan Kerja Sama (Dirinovki) UNDIP yang memiliki peran strategis dalam mendukung pengelolaan inovasi, penguatan kerja sama, perlindungan kekayaan intelektual, serta pengembangan peluang hasil riset berdampak baik sosial maupun komersial.

Capaian FeedWise selanjutnya membuka ruang untuk pengembangan inovasi melalui Asia-Pacific Global Health Hackathon Incubation Programme yang berlangsung selama enam bulan, Oktober 2026 hingga Maret 2027. Program tersebut menyediakan pendampingan ahli, dukungan pengembangan dan pengujian inovasi, serta pendanaan awal dalam bentuk dukungan non-tunai hingga SGD 25.000 per tim. Tahap ini menjadi kesempatan untuk terus menyempurnakan FeedWise, menguji penerapannya, dan mengeksplorasi pengembangan solusi agar manfaatnya dapat diperluas.
Prestasi FeedWise sekaligus memperkuat kontribusi UNDIP dalam pengembangan inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui kontribusi Prof. Rifky Ismail bersama mitra kolaborasi serta dukungan kelembagaan dalam ekosistem inovasi dan hilirisasi, UNDIP terus mendorong agar hasil riset memiliki jalur pengembangan menuju pemanfaatan yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. (YN-Dirinovki)
Perkuat Link and Match, UNDIP dan PT IWIP Buka Peluang Magang bagi Mahasiswa
UNDIP, Semarang (4/9) – Universitas Diponegoro (Undip) memperkuat kerja sama dengan dunia industri melalui penandatanganan Nota Kesepahaman bersama PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Jumat (4/9/2026), di Ruang Rapat Rektor, Gedung Widya Puraya, Kampus UNDIP Tembalang.
Nota Kesepahaman ditandatangani Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., bersama General Manager HRD PT IWIP Roslina Sangaji. Kerja sama ini mencakup pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya penguatan sumber daya manusia melalui program magang mahasiswa.
Rektor UNDIP menyampaikan bahwa kolaborasi dengan industri menjadi bagian penting dalam memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di perguruan tinggi dan kebutuhan dunia kerja. “UNDIP sangat terbuka untuk kolaborasi dalam perekrutan maupun program magang. Semoga kerja sama ini memberikan manfaat bagi kedua pihak dan masyarakat luas,” ujarnya.
Sementara itu, Roslina Sangaji menyampaikan bahwa PT IWIP membutuhkan talenta unggul dari perguruan tinggi untuk mendukung perkembangan kawasan industri. Mahasiswa UNDIP berkesempatan mengikuti program magang di kawasan IWIP, Halmahera Tengah, Maluku Utara, dengan dukungan fasilitas tempat tinggal, konsumsi, asuransi, seragam kerja, tiket penerbangan pulang-pergi, serta uang saku.
Program magang terbuka terutama bagi mahasiswa dari bidang yang relevan dengan kebutuhan industri, seperti teknik kimia, teknik industri, teknik elektro, teknik mesin, geodesi, geologi, dan pendidikan vokasi. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami secara langsung penerapan teknologi, operasional, dan kebutuhan kompetensi dalam industri pengolahan nikel.
Kegiatan ditutup dengan pertukaran cinderamata dan foto bersama. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi UNDIP dan PT IWIP dalam pengembangan sumber daya manusia sekaligus mendorong lahirnya lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi bagi industri nasional.

Kolaborasi Universitas Diponegoro dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Perkuat Tata Kelola Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Yang Transparan, Akuntabel, dan Berintegritas
UNDIP, Semarang (3/9) – Universitas Diponegoro (UNDIP) memperkuat kolaborasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman di Gedung Prof. Eko Budiharjo Lantai 5 Dekanat Fakultas Teknik UNDIP, Kamis 3 September 2026.
Acara dihadiri oleh Kepala LKPP, Sarah Sadiqa, S.H., M.Sc. beserta jajaran pimpinan LKPP, Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., Dekan Fakultas Teknik Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., Ketua Umum Ikatan Fungsional Pengadaan Indonesia (IFPI), Dr. Debby Sandra, S.M., M.M., Ketua Umum Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI), Andi Zabur Rahman, S.Kom., S.Si., M.B.A., Perwakilan UKPBJ se-Jawa Tengah, serta jajaran pimpinan dan civitas academica UNDIP.
Acara diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi Di Bidang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah antara Rektor UNDIP dengan Kepala LKPP. Agenda dilanjutkan dengan Penandatanganan Kerja Sama (PKS) antara IFPI dan Dekan Fakultas Teknik, serta penyerahan Dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Ketua IAPI dan Dekan Fakultas Teknik. Kerja sama ini bertujuan membangun ekosistem pengadaan barang/jasa pemerintah yang berbasis pengetahuan, data, inovasi, serta menjunjung tinggi transparansi dan integritas.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNDIP menegaskan bahwa pengadaan barang/jasa pemerintah bukan sekadar proses administratif, tetapi instrumen strategis untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi antara Undip dan LKPP merupakan wujud komitmen nyata UNDIP dalam menghadirkan ekosistem pengadaan barang/jasa pemerintah yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Sementara itu, Kepala LKPP Sarah Sadiqa menyampaikan bahwa pengadaan pemerintah memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian nasional, memperkuat industri dalam negeri, dan mendorong pertumbuhan UMKM. Karena itu, pengelolaannya perlu dilakukan secara transparan dan berbasis data.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Kuliah Umum oleh Kepala LKPP bertajuk “Pengadaan Kredibel untuk Negeri” yang membahas peran strategis pengadaan barang dan jasa pemerintah, transformasi digital berbasis data, hingga peluang mahasiswa untuk berkontribusi melalui literasi dan riset pengadaan.

Kolaborasi UNDIP dan LKPP diharapkan dapat mendorong lahirnya riset kebijakan, inovasi tata kelola, serta sumber daya manusia bidang pengadaan yang kompeten dan berintegritas, untuk mendukung pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Universitas Diponegoro dan PT Bank Mandiri Taspen Jajaki Sinergi Penguatan Ekosistem Keuangan
Semarang, 26 Agustus 2026 — Universitas Diponegoro dan PT Bank Mandiri Taspen melakukan audiensi untuk menjajaki peluang sinergi dalam pengembangan ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan bagi institusi pendidikan tinggi beserta civitas akademika, alumni, keluarga, serta komunitas senior citizen dan pelaku usaha.
Audiensi dilaksanakan di Ruang Sidang Rektor, pada Rabu, 26 Agustus 2026, dan dihadiri oleh perwakilan PT Bank Mandiri Taspen, yaitu Agus Syaiful Anwar – Division Head Strategic Business Development, Maitsa Arif – Team Leader Business Acquisition & Channel Expansion, I Putu Agus Sinom Artawan – Distribution Head 5, Ni Putu Sri Suryani – Kepala KCP Asabri Semarang, dan Niky Narendra, Funding Transaction Head. Perwakilan diterima oleh Direktur Inovasi dan Kerja Sama, drh. Dian Wahyu Harjanti Ph.D, beserta perwakilan dari sejumlah Direktorat di lingkungan Universitas Diponegoro.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membahas potensi pemanfaatan berbagai layanan dan program PT Bank Mandiri Taspen yang dapat mendukung kebutuhan universitas dan para pemangku kepentingannya. Dalam kesempatan tersebut, PT Bank Mandiri Taspen memperkenalkan sinergi dan program yang diarahkan untuk mendukung pendidikan, pemberdayaan, dan kesejahteraan dosen, pegawai, mahasiswa, serta masyarakat.
Kerja sama Universitas Diponegoro dengan PT Bank Mandiri Taspen sebelumnya juga telah diwujudkan melalui pelaksanaan training persiapan memasuki masa purna bakti bagi dosen dan tenaga kependidikan Undip. Kegiatan ini memberikan pembekalan kepada pegawai yang akan memasuki masa pensiun, khususnya dalam aspek perencanaan keuangan, kesiapan menghadapi masa purna bakti, serta pengembangan alternatif kegiatan dan kewirausahaan setelah pensiun.
Beberapa potensi sinergi yang dibahas selanjutnya meliputi pengembangan program pelatihan persiapan pensiun bagi pegawai universitas melalui edukasi dan perencanaan keuangan serta alternatif wirausaha bagi pegawai menjelang purna bakti, program mentorship untuk wirausaha pensiunan, serta pembiayaan pendidikan yang dapat membantu mendukung kebutuhan mahasiswa dan keluarga.
Sinergi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem keuangan yang memberikan manfaat lebih luas bagi sivitas akademika dan masyarakat di sekitar universitas. Selain itu, pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun hubungan yang lebih erat antara Universitas Diponegoro dan PT Bank Mandiri Taspen serta membuka peluang kolaborasi strategis yang memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak dan seluruh ekosistem universitas.
Kolaborasi UNDIP dan Natureline Perkuat Hilirisasi Riset Kosmetik Berbasis Bioteknologi Laut
UNDIP, Semarang (21/8) – Universitas Diponegoro (UNDIP) memperkuat komitmen hilirisasi hasil riset melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Natureline, pelaku usaha di bidang aromaterapi dan parfum badan. Kerja sama ini diarahkan pada pengembangan dan hilirisasi produk kosmetik inovatif body lotion spray “POSTBIO-FUSE” berbasis senyawa aktif bakteri simbion mangrove dan sedimen laut.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., bersama Pemilik Natureline, Arini Khoiriyah, pada Jumat (21/8) di Ruang Kerja Rektor, Gedung Widya Puraya, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang. POSTBIO-FUSE merupakan hasil riset konsorsium UNDIP, Universitas Riau (UNRI), dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kolaborasi dengan industri menjadi langkah penting agar hasil penelitian tidak berhenti di laboratorium, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Hasil riset sudah banyak, tapi hanya sekitar 10% yang berhasil terhilirisasi. Produk inovasi UNDIP harus tersebar dan benar-benar ada di pasar. Kita perlu terus berikhtiar agar hasil penelitian tidak berhenti di laboratorium,” jelas Prof. Suharnomo.
Pemilik Natureline, Arini Khoiriyah, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menyebut kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara keunggulan riset UNDIP dengan kemampuan industri dalam produksi dan pemasaran.
Peneliti UNDIP, Prof. Dr. Ir. Delianis Pringgenies, M.Sc., menjelaskan bahwa POSTBIO-FUSE memanfaatkan bakteri simbion laut dan mangrove yang memiliki aktivitas antibakteri, antiinflamasi, dan anti-aging. Inovasi tersebut kemudian dikembangkan dalam formulasi body lotion spray berbahan alami.
Melalui kolaborasi ini, UNDIP menegaskan komitmennya untuk mendorong hasil penelitian dan inovasi agar tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pengembangan POSTBIO-FUSE menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi hasil riset dari laboratorium menuju produk yang siap dimanfaatkan dan memiliki potensi pasar. Kerja sama ini juga diharapkan menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam mengembangkan inovasi berbasis potensi sumber daya hayati Indonesia.
TIM HIBISC CREAM UNDIP BORONG TIGA PENGHARGAAN DI 3rd INTERNATIONAL STUDENTS COMPETITION CHANG MAI UNIVERSITY
SEMARANG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) di kancah internasional. Tim Hibisc Cream UNDIP berhasil memborong tiga penghargaan dalam ajang 3rd International Students Competition (3rd ISC) yang diselenggarakan di Chiang Mai University, Thailand. Acara ini telah sukses diselenggarakan pada 8–9 Agustus 2026 di Thailand
Dipimpin oleh Dhyya Sahra Khasanah sebagai ketua tim, Hibisc Cream UNDIP menunjukkan kualitas inovasi dan kemampuan presentasi yang mampu bersaing dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di tingkat internasional. Dalam kompetisi tersebut, tim berhasil meraih Gold Medal, Best Presentation, sekaligus Runner Up.
Raihan Gold Medal menjadi bukti bahwa inovasi yang dikembangkan tim Hibisc Cream memiliki kualitas dan potensi yang mampu mendapatkan apresiasi di tingkat internasional. Sementara itu, penghargaan Best Presentation menunjukkan kemampuan tim dalam mengomunikasikan gagasan, keunggulan, serta potensi inovasinya secara menarik dan meyakinkan di hadapan dewan juri.
Tidak berhenti di sana, keberhasilan meraih posisi Runner Up semakin menegaskan konsistensi performa Tim Hibisc Cream UNDIP sepanjang kompetisi. Tiga penghargaan tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus mencerminkan semangat mahasiswa UNDIP untuk terus menghasilkan inovasi yang kompetitif dan berdampak. 
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa UNDIP untuk semakin berani membawa karya dan inovasinya ke tingkat internasional. Prestasi Tim Hibisc Cream juga memperkuat komitmen UNDIP dalam mendorong ekosistem inovasi yang tidak hanya unggul dalam pengembangan ide, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai manfaat dan daya saing global.
Melalui pencapaian di 3rd International Students Competition Chiang Mai University, Tim Hibisc Cream UNDIP membuktikan bahwa inovasi mahasiswa Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di panggung internasional sekaligus membawa nama UNDIP semakin dikenal sebagai perguruan tinggi yang aktif melahirkan inovasi berdaya saing dan berdampak.

UNDIP PERKUAT INOVASI AI UNTUK KESEHATAN ANAK: FeedWise Raih Penghargaan Global Health Innovation Hackathon 2026
UNDIP, Semarang (21/9) – Universitas Diponegoro (UNDIP)

Perkuat Link and Match, UNDIP dan PT IWIP Buka Peluang Magang bagi Mahasiswa
UNDIP, Semarang (4/9) – Universitas Diponegoro (Undip)

Kolaborasi Universitas Diponegoro dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Perkuat Tata Kelola Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Yang Transparan, Akuntabel, dan Berintegritas
UNDIP, Semarang (3/9) – Universitas Diponegoro (UNDIP)

Universitas Diponegoro dan PT Bank Mandiri Taspen Jajaki Sinergi Penguatan Ekosistem Keuangan
Semarang, 26 Agustus 2026 — Universitas Diponegoro